Bruce Bowen Pensiun

September 8, 2009

Bruce Bowen berfoto dengan trofi Larry O'BrienSan Antonio, Tx

Mantan pemain bertahan San Antonio Spurs Bruce Bowen akhirnya pensiun. Pemain yang dikenal sebagai spesialis pengunci pemain andalan lawan itu memutuskan untuk gantung sepatu setelah 12 tahun berkiprah di NBA.

Ia mengumumkan hal ini hari Kamis kemarin di Salon Kecantikan milik istrinya di San Antonio. Bowen, 38 tahun, ditukar ke Milwaukee Bucks sebagai bagian dari kesepakatan untuk memboyong Richard Jefferson ke San Antonio.

Bowen pindah ke San Antonio tahun 2001. Dan ia masuk ke jajaran pemain bertahan terbaik NBA delapan kali berturut-turut.

Selama kiprahnya di San Antonio sejak tahun 2001-09, Bowen berhasil membawa Spurs tiga kali juara NBA. Ia mengatakan bahwa ia telah memikirkan untuk pensiun sejak lima tahun terakhir.

NBA pun kehilangan salah satu pemain bertahan terbaiknya.

Tapi bagi Kobe Bryant dan Steve Nash ini merupakan berita baik. Yahh, mereka tak perlu pusing lagi melepaskan diri dari cengkeraman Bowen ketika bertemu San Antonio Spurs.

(Sumber photo : nba.com)


Happy Birthday Kobe!

August 24, 2009

Kobe Bryant terbang untuk melakukan dunkGuard Los Angeles Lakers Kobe Bryant berulang tahun yang ke-31. MVP NBA  tahun 2008 itu berhasil membawa Lakers kembali menjadi juara NBA tahun ini setelah mereka gagal tahun lalu. Lakers kalah dari Boston Celtics di Final NBA 2008.

Kobe Bryant dilahirkan di Philadelphia, Pennsylvania pada tanggal 23 Agustus 1978. Ia memiliki 2 saudara perempuan dan satu-satunya putra dari mantan pemain NBA Joe “Jellybean” Bryant.

Pada usia 6 tahun, ayahnya pindah dari NBA untuk bermain di Italy. Hal ini sangat berpengaruh bagi perkembangan jiwa Kobe. Ia tumbuh dengan budaya dan bahasa yang berbeda. Kobe menjadi sangat mahir berbahasa Spanyol dan Italy.

Seperti anak-anak di Italy lainnya, Kobe kecil sangat menyukai sepakbola. Klub kesayangannya adalah AC Milan. Dan pemain favoritnya adalah mantan pemain Milan yang pernah menjadi pelatih F.C. Barcelona, Frank Rijkaard dan pemain Brasil Ronaldinho.

Tahukah anda, Joe “Jellybean” Bryant memberi nama putranya “Kobe” karena Joe sangat menggemari steak Kobe-beef dari Jepang.

Untung Joe bukan penggemar ketoprak ya..


Reuni Iverson-Brown?

August 24, 2009

Allen Iverson dan sang pelatihnya Larry BrownCharlotte,

Allen Iverson telah menjadi pembicaraan hangat musim panas ini. Hal ini disebabkan karena ia belum memiliki klub baru setelah kontraknya bersama Detroit Pistons berakhir.

Aaron Phillips dari majalah Dime memberitakan bahwa telah terjadi kesepakatan antara AI (Allen Iverson) dengan Charlotte Bobcats. Dan akan diresmikan ke media minggu depan.

Hal ini sangat mungkin terjadi. Bobcats yang berada di urutan terbawah NBA memang membutuhkan pencetak angka yang ulung seperti Iverson. Bobcats adalah tim terendah dalam masalah menceploskan bola ke ring.

Hadirnya Iverson dengan memakai jersey Bobcats tentunya pula akan mendongkrak penjualan merchandise tim tersebut.

Secara misterius, “The Answer”, julukan Iverson mem-post di twitter-nya mengatakan bahwa ia semakin dekat menuju kesepakatan dengan tim baru. Ia juga menambahkan bahwa ia memang ditakdirkan untuk memperoleh kontrak dalam waktu dekat dan akan menunjukkan performa terbaiknya kembali.

Apabila ini terjadi, maka ini adalah reuni bagi Iverson dan pelatih Larry Brown. Mereka pernah membawa Philadelphia 76ers melaju ke final NBA 2001. Di final tersebut, Iverson dan Brown dibawah panji Philadelphia 76ers dikalahkan Los Angeles Lakers yang diperkuat Shaq, Kobe Bryant dan Phil Jackson sebagai sang pelatih.

Ahh, benar-benar reuni yang indah. Seperti pulangnya si anak yang telah lama hilang.

Mudah-mudahan reuni ini benar-benar akan menjadi kenyataan.

Go AI!!!

(Sumber photo : www.yahoo.com)


Artest Bergabung Dengan Los Angeles Lakers

July 4, 2009

Ron Artest dan Kobe BryantLos Angeles, CA

Setelah Orlando Magic dan Cleveland Cavaliers menghiasi headline dengan berita-berita transfer pemain baru mereka, giliran Los Angeles Lakers yang turut meramaikan bursa transfer pemain. Salah satu defender top di NBA asal Houston Rockets, Ron Artest akhirnya menyetujui untuk bergabung dengan Los Angeles Lakers.

Sang juara NBA 2009 itu mengontrak pemain berjuluk ‘ron-ron’ itu dengan nilai kontrak $32 juta untuk 5 tahun.

“Ron sangat gembira,” Kata David Bauman, agen Ron Artest. “Sangat bersemangat. Ia sudah tidak sabar untuk segera bermain bersama Los Angeles Lakers.”

Bergabungnya Ron Artest mengingatkan kita ketika Dennis Rodman bergabung dengan Chicago Bulls di era 90-an. Karakter ron-ron yang selama ini sering disandingkan dengan perangai Rodman, menjadi deja-vu bagi Phil Jackson, pelatih Lakers.

Rodman yang kala itu menjadi pemain yang susah dikendalikan, ‘diarahkan’ oleh kharisma Michael Jordan. Hasilnya Bulls mengulang 3-peat (3 tahun berturut-turut menjadi juara NBA) di era 1996 s/d 1998.

Dapatkah Kobe Bryant melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan MJ?

Bila ia berhasil melakukan itu, mungkin Juni tahun depan kita akan menyaksikan Kobe dan Ron Artest berfoto bersama trofi Larry O’Brien.

(Sumber photo : nba.com)


Informasi Parade Kemenangan Lakers 2009

June 16, 2009
Kobe Bryant ketika melakukan parade kemenangan Lakers tahun 2002 bersama istrinya Vanessa

Kobe Bryant ketika melakukan parade kemenangan Lakers tahun 2002 bersama istrinya Vanessa

Los Angeles, CA

Parade kemenangan bagi sang juara NBA akan dilangsungkan pada hari Rabu 17 Juni 2008. Parade tersebut akan dimulai dari Staples Center kandang Los Angeles Lakers dan berjalan ke arah selatan melalui Figueroa Street dan berakhir di Los Angeles Memorial Coliseum. Perayaan kemenangan tersebut akan dilangsungkan di hadapan penonton dengan jumlah perkiraan penonton 95 ribu orang penggemar Lakers.

Dimulai pada jam 11 pagi sebuah bus double decker akan berangkat dari Staples Center dengan membawa para pemain Lakers, staf-staf pelatih, petinggi klub Lakers dan para pejabat Los Angeles. Mereka akan berjalan 2 mil sepanjang jalan Fiqueroa menuju Coliseum untuk merayakan kemenangan tersebut pada siang harinya.

Seluruh penggemar Lakers diundang untuk datang dan menyaksikan parade dari Figueroa Street. Mereka akan mengelu-elukan pemain Lakers yang baru saja merebut gelar juara ke-15 dalam sejarah Los Angeles Lakers. 95 ribu pendukung Lakers yang pertama datang ke Coliseum akan diperbolehkan masuk untuk menghadiri upacara di mana para pemain Lakers, pelatih, para ofisial tim dan pejabat kota Los Angeles akan menyapa para penggemar. Pintu-pintu gerbang Coliseum akan dibuka pada jam 9:30 pagi agar para pendukung Lakers yang telah datang lebih awal dapat masuk dan menyaksikan parade melalui layar-layar besar yang telah disiapkan serta menikmati hiburan dari Laker Girls dan para bintang tamu lainnya.

Berikut adalah peta pelaksanaan parade. Lihat peta lebih detail.

ParadeRoute

(Sumber : nba.com)


Kobe Bryant Raih MVP Finals

June 15, 2009

Kobe Bryant memegang trofi Larry o'Brien (kiri) dan trofi MVP Finals (kanan)Orlando, Fl

Setelah Lakers dinobatkan menjadi juara NBA musim 2008-09, Kobe Bryant dianugerahi penghargaan sebagai MVP Finals.

Kobe Bryant yang banyak disorot media yang mempertanyakan kemampuannya untuk membawa Lakers menjadi juara NBA setelah ditinggal oleh bekas rekannya di Lakers, Shaquille O’Neal yang pernah menjadi MVP Finals sebanyak 3 kali ketika Lakers menjuarai NBA tahun 2000 sampai 2002. Apalagi setelah kegagalannya di Finals tahun lalu tanpa O’Neal.

Kobe mendapat suara mutlak dari para pemilih untuk menjadi MVP Finals tahun ini. Bryant selama Finals memiliki rata-rata poin 32,4 per pertandingan; 7,2 assist; 5,6 rebound.

Kobe Bryant menjadi pemain Lakers ke-10 yang menjadi MVP Finals. Yang pertama adalah Jerry West tahun 1969. Wilt Chamberlain tahun 1972. Magic Johnson menjadi MVP Finals termuda ketika berusia 20 tahun pada tahun 1980. Ia juga meraih MVP Finals pada tahun 1982 dan 1987. Kareem Abdul Jabbar menjadi pemain Lakers tertua yang menjadi MVP Finals pada tahun 1985 pada usia 38 tahun. James Worthy menjadi MVP Finals tahun 1988, dan terakhir Shaquille O’Neal, yang meraih 3 MVP Finals berturut-turut pada tahun 2000 s/d 2002.

(Sumber photo : nba.com)


NBA Finals Game 5 : Lakers Raih Titel ke-15

June 15, 2009

Pemain Lakers merayakan kemenanganOrlando, Fl

Los Angeles Lakers akhirnya menjadi juara NBA musim 2009 setelah mengalahkan Orlando Magic dengan skor 99-86. Magic yang juga kalah di game 4 Kamis kemarin gagal untuk membalas kekalahan mereka.

Keberhasilan Lakers merebut juara NBA menjadi “balas dendam” yang manis setelah tahun lalu mereka gagal menjadi juara karena kalah di Finals oleh Boston Celtics.

Kobe Bryant menyumbang 30 angka dan center Pau Gasol menyumbangkan 14 angka dan 15 rebound. Sementara superstar Magic Dwight Howard benar-benar tenggelam pada game 5 ini. Howard hanya mencetak 11 angka dan hanya memiliki 9 kali kesempatan menembak bola karena dimatikan sepanjang pertandingan. Rashard Lewis menyumbang 18 angka tapi hanya mampu melesakkan 3 dari 12 tembakan 3 angka untuk Orlando.

Ini adalah titel juara NBA yang ke-15 kali bagi Lakers. Sementara peraih titel juara NBA terbanyak tetap dipegang rival abadi Lakers, Boston Celtics, dengan 17 titel.

(Sumber photo : nba.com)


Reuni Top 100 Camp di NBA Finals

June 13, 2009

Rashard LewisTahukah anda?

Jauh sebelum Rashard Lewis (Magic) dan Lamar Odom (Lakers) bertanding di NBA Finals, mereka pernah berlatih di Top 100 Camp.

Dua pemain Forward ini sama-sama mengikuti Top 100 Camp pada tahun 1997. Mereka adalah 2 dari 8 alumni Top 100 Camp lainnya yang bermain baik untuk Lakers maupun Magic.

Top 100 Camp adalah camp pelatihan bagi atlet-atlet basket SMU yang dibiayai oleh Asosiasi Pemain NBA. Camp ini dibentuk tahun 1994 untuk membantu mengembangkan bakat dan kemampuan atlet basket SMU di lapangan maupun di luar lapangan.

Odom adalah bintang SMU basket asal New York yang sebenarnya telah mendapat beasiswa dari UNLV (University of Nevada Las Vegas) sebelum akhirnya memilih untuk bermain di Rhode Island. Sementara Rashard Lewis akhirnya langsung “loncat” ke NBA dari SMU pada tahun 1998.

Dwight Howard (Magic) dan Jordan Farmar (Lakers) juga satu camp di tahun 2003.  Alumni lainnya yang juga ikut tampil di Finals tahun ini adalah Kobe Bryant (1994), Luke Walton (1998), Josh Powell (1999) dan Trevor Ariza (2002).

Top 100 Camp tahun ini, angkatan 2010, akan diadakan tanggal 17 s/d 24 Juni di University of Virginia. 24 dari 25 atlet basket SMU yang masuk ke dalam ranking tertinggi pilihan scout.com akan ikut serta di camp tersebut.

(Sumber photo : nba.com)


Tembakan 3 Angka Derek Fisher Menangkan Lakers

June 12, 2009

Tembakan 3 angka Derek Fisher menyamakan kedudukan 87-87Orlando, Fl

Wakil Kapten Lakers, Derek Fisher, menjadi pahlawan pada kemenangan 99-91 di game 4 NBA Finals . Fisher yang pada game 3 kemarin gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor di saat-saat akhir pertandingan dengan tembakan 3 angkanya, membayar lunas hutangnya.

Tercatat dua tembakan 3 angka penting dilesakkan Fisher pada saat-saat penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Dan mengubah jalannya Lakers menuju Juara NBA.

Lakers tertinggal 3 angka ketika waktu menyisakan waktu 10,8 detik. Lakers yang tidak dapat meminta time-out, melakukan lemparan ke dalam di daerah pertahanan mereka. Magic langsung menekan menerapkan full-court press. Bola lemparan ke dalam diterima Kobe Bryant. Bryant passing ke Trevor Ariza. Ariza langsung passing ke arah Fisher. Setelah dua dribble, Fisher langsung melepaskan tembakan 3 angka untuk menyamakan kedudukan. Dan masuk.

“Saat itu, semua orang berpikir bahwa Kobe yang akan melakukan tembakan, ” Ujar Andrew Bynum, Center Lakers, “Tapi Fisher langsung menyerang dan melepaskan tembakan itu, setelah itu pertandingan berakhir.”

Itu adalah akhir dari mandulnya tembakan 3 angka Fisher. Sebelumnya dari 5 tembakan 3 angka Fisher tidak ada satupun yang masuk.

Satu tembakan lainnya dilesakkan Fisher pada babak Overtime. Waktu tinggal 31 detik lagi ketika Kobe Bryant yang mengoper bola pada Fisher yang berdiri di luar garis 3 angka.

Tinggal 1 kemenangan lagi dan Lakers pulang ke Los Angeles. Tidak dengan Orlando Magic. Tapi dengan trofi Larry o’Brien.

(Sumber photo : nba.com, writer : Dave McMenamin)


Game 4 Update : Lakers 37 Orlando 49

June 12, 2009

NBA Finals 2009Hedo Turkoglu mencetak 15 angka sementara rekannya Dwight Howard menyumbangkan 14 rebound dan Orlando memimpin skor sementara sampai ke paruh waktu game 4 dengan skor 49-37.

Defense Magic bermain sangat baik dan membuat persentase tembakan Lakers hanya 33,3%.

Kobe Bryant memimpin perolehan angka Lakers dengan 16 angka tapi belum ada kontribusi berarti dari bintang-bintang Lakers lainnya.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.