August 21, 2009
Orlando, Fla
Bukan hanya Magic Johnson yang minggu lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-50 yang membuat berita. Kali ini giliran runner-up NBA 2009 Orlando Magic yang menghiasi headline.
Orlando Magic mengumumkan bahwa mereka telah membuat kesepakatan dengan mantan guard Miami Heat Jason Williams.
Hal ini disampaikan GM Orlando Magic Otis Smith hari Rabu kemarin. Ia menyebutkan bahwa Williams akan menambah kekuatan lini belakang Magic dan kepemimpinannya di lapangan akan sangat dibutuhkan.
Tidak disebutkan berapa besar nilai kesepakatan Magic dengan Jason Williams.
Williams memutuskan untuk pensiun dari NBA pada bulan September 2008 setelah bermain untuk Miami Heat. Jason mencetak rata-rata 8,8 angka per pertandingannya bersama Heat.
Jason Williams adalah pemain pilihan no.7 pada NBA Draft 1998. Sepanjang kariernya Williams telah bermain sebanyak 679 pertandingan di musim reguler bersama Sacramento, Memphis dan Miami. Ia juga memiliki pengalaman bertanding di babak playoff sebanyak 53 kali.
Prestasi tertinggi Jason Williams adalah membawa Miami Heat menjadi juara NBA 2006.
Satu lagi pemain berkaliber juara bergabung di Orlando.
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Jason Williams, Magic Johnson, Memphis Grizzlies, Miami Heat, NBA, Orlando Magic, Sacramento Kings |
Permalink
Posted by beritabasket
August 14, 2009
Houston (TX)
Bintang Houston Rockets Tracy McGrady akan berganti nomor pada musim NBA tahun 2009-2010. T-mac, sapaan akrab McGrady yang selama ini memakai nomor 1 akan berganti menjadi nomor 3.
Angka 3 adalah nomor Tracy McGrady ketika masih SMU.
Pemain baru Houston Rockets Trevor Ariza yang di transfer dari Los Angeles Lakers akan memakai nomor 1. Ariza setuju untuk bergabung dengan Rockets dan telah menandatangani kontrak pada tanggal 2 Juli lalu.
T-mac yang juga adalah sepupu Bintang NBA yang baru pindah ke Orlando Magic Vince Carter, menjalani operasi pada lutut kirinya bulan awal Februari 2009 akan absen sampai dengan tahun depan. Tim dokter Houston Rockets mengumumkan bahwa T-Mac harus absen untuk pemulihan cedera selama 12 bulan.
Yao Ming, bintang Houston Rockets asal China juga dipastikan absen sepanjang musim 2009-2010.
Dengan absennya Yao dan T-Mac, ditambah hengkangnya sang spesialis defense Ron Artest, berat langkah Rockets menjalani kerasnya persaingan wilayah barat NBA.
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Houston Rockets, Los Angeles Lakers, NBA, Orlando Magic, Ron Artest, T-Mac, Tracy McGrady, Trevor Ariza, Vince Carter, Yao Ming |
Permalink
Posted by beritabasket
July 4, 2009
Los Angeles, CA
Setelah Orlando Magic dan Cleveland Cavaliers menghiasi headline dengan berita-berita transfer pemain baru mereka, giliran Los Angeles Lakers yang turut meramaikan bursa transfer pemain. Salah satu defender top di NBA asal Houston Rockets, Ron Artest akhirnya menyetujui untuk bergabung dengan Los Angeles Lakers.
Sang juara NBA 2009 itu mengontrak pemain berjuluk ‘ron-ron’ itu dengan nilai kontrak $32 juta untuk 5 tahun.
“Ron sangat gembira,” Kata David Bauman, agen Ron Artest. “Sangat bersemangat. Ia sudah tidak sabar untuk segera bermain bersama Los Angeles Lakers.”
Bergabungnya Ron Artest mengingatkan kita ketika Dennis Rodman bergabung dengan Chicago Bulls di era 90-an. Karakter ron-ron yang selama ini sering disandingkan dengan perangai Rodman, menjadi deja-vu bagi Phil Jackson, pelatih Lakers.
Rodman yang kala itu menjadi pemain yang susah dikendalikan, ‘diarahkan’ oleh kharisma Michael Jordan. Hasilnya Bulls mengulang 3-peat (3 tahun berturut-turut menjadi juara NBA) di era 1996 s/d 1998.
Dapatkah Kobe Bryant melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan MJ?
Bila ia berhasil melakukan itu, mungkin Juni tahun depan kita akan menyaksikan Kobe dan Ron Artest berfoto bersama trofi Larry O’Brien.
(Sumber photo : nba.com)
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Chicago Bulls, Cleveland Cavaliers, Dennis Rodman, Houston Rockets, Kobe Bryant, Larry O'Brien, Los Angeles Lakers, NBA, Orlando Magic, Phil Jackson, Ron Artest |
Permalink
Posted by beritabasket
June 27, 2009
Orlando, Fl
Hanya beberapa jam setelah Cleveland Cavaliers merekrut Shaquille O’Neal dari Phoenix Suns, jawara wilayah timur Orlando Magic langsung merespon perpindahan pemain tersebut. Magic, tim pertama Shaq ketika memulai kiprahnya di NBA, memboyong bintang New Jersey Nets Vince Carter untuk menambah daya gempur tim asal Orlando tersebut.
Carter akan bergabung bersama bintang Magic Dwight Howard dan Rashard Lewis. Sementara, bintang Magic lainnya asal Turki, Hidayat ‘Hedo’ Turkoglu kemungkinan besar akan tetap bermain untuk Magic setelah datangnya Vince Carter.
Carter dilepas oleh New Jersey Nets setelah Orlando Magic rela menukar Carter dengan 3 pemain sekaligus, yaitu point guard Raffer Alston, Tony Battie, dan Courtney Lee. Magic mendapat satu tambahan pemain dari Nets yaitu Ryan Anderson. Bagi Carter ini adalah kepulangannya ke kampung halaman. Carter semasa kecilnya tinggal di Daytona Beach, Florida.
“Setiap pemain pasti memimpikan hal ini, untuk dapat bermain di Final NBA walaupun hanya sekali saja.” Ujar bintang NBA yang telah berkiprah selama 10 tahun tersebut. “Bagiku ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sekarang aku memiliki kesempatan untuk menjadi juara NBA.” Tambah Carter yang tahun ini genap berusia 32 tahun.
Magic mengalahkan Cavs di final wilayah timur setelah mampu mementahkan semua ‘senjata’ yang dimiliki Cavs. Termasuk ‘King’ James.
Tahun 2007, KG dan Ray Allen mendarat di Boston. Dan Celtics menjadi juara NBA 2008.
Febuari 2008, Pau Gasol memutuskan untuk memakai seragam ‘purple and gold’ milik Los Angeles Lakers. Dan Lakers berhasil melakukan ‘sweet revenge’ musim ini. Gagal di Final NBA 2008, mereka menjuarai NBA 2009.
Setelah Cavs memboyong Shaq, Magic membawa Carter pulang ke Florida.
Apakah ini juga berarti bahwa salah satu dari mereka akan mengangkat trofi Larry O’Brien Juni tahun depan?
(Sumber photo : nba.com)
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Boston Celtics, Cleveland Cavaliers, Courtney Lee, Dwight Howard, Hedo Turkoglu, Kevin Garnett, LeBron James, Los Angeles Lakers, NBA, New Jersey Nets, Orlando Magic, Pau Gasol, Phoenix Suns, Raffer Alston, Rashard Lewis, Ray Allen, Ryan Anderson, Shaquille O'Neal, Tony Battie, Vince Carter |
Permalink
Posted by beritabasket
June 27, 2009

Cleveland, Ohio
Cleveland Cavaliers merekrut center veteran asal Phoenix Suns Shaquille O’Neal. O’Neal ditukar dengan 3 pemain Cavs yaitu Ben Wallace, Sasha Pavlovic dan hak pilih urutan ke-46 pada NBA Draft.
Shaq akan kembali memakai seragam bernomor 33. Nomor yang dipakainya ketika masih menjadi pemain basket SMU dan ketika kuliah di LSU. Power Forward veteran Cavaliers, Joe Smith telah lebih dulu memakai nomor 32 di Cavs.
Shaq selalu memakai angka 32 ketika membela Orlando Magic, Miami Heat dan Phoenix Suns. Pada periode 1997 s/d 2004, Shaq memakai seragam Los Angeles Lakers bernomor 34.
Kehadiran The Diesel, julukan Shaq, diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Cavaliers. Pemain center Cavs, Zydrunas Ilgauskas, habis dilindas oleh center Orlando Magic, Dwight Howard pada babak Final Wilayah Timur musim lalu.
Kelemahan pada posisi Center ini dibenahi pada masa libur musim ini agar Cavs, julukan akrab Cavaliers, dapat mengimbangi pemain-pemain center andalan tim-tim NBA wilayah timur lainnya.
Dwight ‘The Superman” Howard dari Orlando Magic telah membuktikan bahwa tim asal Orlando itu bukan tim yang dapat dipandang sebelah mata oleh Cavs. Big man Boston Celtics Kevin Garnett pun kemungkinan besar akan kembali pulih dan siap turun di musim mendatang.
Masalahnya, setelah dianggap sebagai biang kegagalan di Phoenix Suns, apakah Shaq dapat mengimbangi pemain-pemain Center di wilayah timur NBA?
Apakah Shaq dapat menahan Superman?
(Sumber photo : yahoo.com)
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Ben Wallace, Boston Celtics, Cleveland Cavaliers, Dwight Howard, Kevin Garnett, Los Angeles Lakers, LSU, Miami Heat, Orlando Magic, Phoenix Suns, Sasha Pavlovic, Shaquille O'Neal, Superman, Zydrunas Ilgauskas |
Permalink
Posted by beritabasket
June 18, 2009
Tahukah anda?
Pada tahun 2004, Orlando Magic memenangkan undian NBA Draft dan menjadi tim pertama yang dapat memilih pemain baru untuk terjun ke NBA. Ini adalah kali ketiganya Magic memenangkan undian Draft selama 15 tahun berkiprah di NBA.
Ada dua kandidat kala itu. Yang pertama adalah Dwight Howard, seorang pemain Center berusia 18 tahun dengan sejuta potensi yang belum tergali. Ia adalah pemain basket yang dianggap masih “mentah” dan belum terpoles. Sementara kandidat lainnya adalah Pemain Center bintang juara bertahan NCAA (liga basket mahasiswa), Connecticut, bernama Emeka Okafor.
Pilihan yang mudah saja bukan? Tapi Orlando Magic memilih Dwight Howard. Dan Okafor dipilih oleh Charlotte Bobcats.
Okafor memiliki karier yang baik di NBA. Tapi Dwight Howard telah melewati Okafor dalam segala hal. Howard menjadi juara Slam Dunk Contest dan tahun ini menjadi pemain bertahan terbaik 2009. Tahun ini Howard membawa Magic kembali ke NBA Finals.
(Sumber : nba.com)
Leave a Comment » |
Tahukah Anda? | Tagged: Charlotte Bobcats, Connecticut, Dwight Howard, Emeka Okafor, NBA, NBA Finals, Orlando Magic, Tahukah Anda? |
Permalink
Posted by beritabasket
June 15, 2009
Orlando, Fl
Phil Jackson akhirnya memecahkan rekor sebagai pelatih NBA yang terbanyak meraih gelar Juara. Ia meraih gelar juara NBA ke-10 setelah Lakers menang 99-86 atas Magic di game 5 NBA Finals.
Magic yang mengalahkan Lakers sebanyak 2 kali pada musim reguler akhirnya kalah di Finals dalam 5 pertandingan.
Phil melewati rekor pelatih legendaris NBA dari Boston Celtics, Red Auerbach yang membawa Celtics juara NBA sebanyak 9 kali.
Pelatih yang dijuluki “Zen Master” ini meraih 6 gelar juara NBA bersama Michael Jordan dan Chicago Bulls di era 90-an dan 4 gelar bersama Los Angeles Lakers.
Phil memakai topi kuning bertuliskan huruf X (berarti bilangan angka 10 dalam angka romawi) usai ketika penyerahan trofi Larry o’Brien berkata akan meniru mendiang Red Auerbach yang suka merayakan gelar juara dengan mengisap cerutu.
Jackson berkata, “akan mengisap cerutu malam ini untuk mengenang Red. Ia pelatih yang hebat.”
Pelatih Orlando Magic Stan Van Gundy mengatakan Phil Jackson adalah pelatih NBA yang terhebat dalam sejarah. Ia juga menyinggung pencapaian Jackson yang meraih gelar juara sebanyak 10 kali sebagai prestasi yang “mengagumkan”, seraya menambahkan : “Orang ini selalu meraih kemenangan.”
(Sumber photo : nba.com)
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Boston Celtics, NBA Finals, Orlando Magic, Phil Jackson, Red Auerbach, Stan Van Gundy |
Permalink
Posted by beritabasket
June 15, 2009
Orlando, Fl
Los Angeles Lakers akhirnya menjadi juara NBA musim 2009 setelah mengalahkan Orlando Magic dengan skor 99-86. Magic yang juga kalah di game 4 Kamis kemarin gagal untuk membalas kekalahan mereka.
Keberhasilan Lakers merebut juara NBA menjadi “balas dendam” yang manis setelah tahun lalu mereka gagal menjadi juara karena kalah di Finals oleh Boston Celtics.
Kobe Bryant menyumbang 30 angka dan center Pau Gasol menyumbangkan 14 angka dan 15 rebound. Sementara superstar Magic Dwight Howard benar-benar tenggelam pada game 5 ini. Howard hanya mencetak 11 angka dan hanya memiliki 9 kali kesempatan menembak bola karena dimatikan sepanjang pertandingan. Rashard Lewis menyumbang 18 angka tapi hanya mampu melesakkan 3 dari 12 tembakan 3 angka untuk Orlando.
Ini adalah titel juara NBA yang ke-15 kali bagi Lakers. Sementara peraih titel juara NBA terbanyak tetap dipegang rival abadi Lakers, Boston Celtics, dengan 17 titel.
(Sumber photo : nba.com)
Leave a Comment » |
Finals 2009 | Tagged: Boston Celtics, Dwight Howard, Kobe Bryant, Los Angeles Lakers, NBA, NBA Finals, Orlando Magic, Pau Gasol, Rashard Lewis, Superman |
Permalink
Posted by beritabasket
June 13, 2009
Tahukah anda?
Jauh sebelum Rashard Lewis (Magic) dan Lamar Odom (Lakers) bertanding di NBA Finals, mereka pernah berlatih di Top 100 Camp.
Dua pemain Forward ini sama-sama mengikuti Top 100 Camp pada tahun 1997. Mereka adalah 2 dari 8 alumni Top 100 Camp lainnya yang bermain baik untuk Lakers maupun Magic.
Top 100 Camp adalah camp pelatihan bagi atlet-atlet basket SMU yang dibiayai oleh Asosiasi Pemain NBA. Camp ini dibentuk tahun 1994 untuk membantu mengembangkan bakat dan kemampuan atlet basket SMU di lapangan maupun di luar lapangan.
Odom adalah bintang SMU basket asal New York yang sebenarnya telah mendapat beasiswa dari UNLV (University of Nevada Las Vegas) sebelum akhirnya memilih untuk bermain di Rhode Island. Sementara Rashard Lewis akhirnya langsung “loncat” ke NBA dari SMU pada tahun 1998.
Dwight Howard (Magic) dan Jordan Farmar (Lakers) juga satu camp di tahun 2003. Alumni lainnya yang juga ikut tampil di Finals tahun ini adalah Kobe Bryant (1994), Luke Walton (1998), Josh Powell (1999) dan Trevor Ariza (2002).
Top 100 Camp tahun ini, angkatan 2010, akan diadakan tanggal 17 s/d 24 Juni di University of Virginia. 24 dari 25 atlet basket SMU yang masuk ke dalam ranking tertinggi pilihan scout.com akan ikut serta di camp tersebut.
(Sumber photo : nba.com)
Leave a Comment » |
Tahukah Anda? | Tagged: Dwight Howard, Jordan Farmar, Josh Powell, Kobe Bryant, Lamar Odom, Los Angeles Lakers, Luke Walton, NBA, Orlando Magic, Rashard Lewis, Tahukah Anda?, Top 100 Camp, Trevor Ariza, University of Virginia, UNLV |
Permalink
Posted by beritabasket
June 12, 2009
Orlando, Fl
Wakil Kapten Lakers, Derek Fisher, menjadi pahlawan pada kemenangan 99-91 di game 4 NBA Finals . Fisher yang pada game 3 kemarin gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor di saat-saat akhir pertandingan dengan tembakan 3 angkanya, membayar lunas hutangnya.
Tercatat dua tembakan 3 angka penting dilesakkan Fisher pada saat-saat penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Dan mengubah jalannya Lakers menuju Juara NBA.
Lakers tertinggal 3 angka ketika waktu menyisakan waktu 10,8 detik. Lakers yang tidak dapat meminta time-out, melakukan lemparan ke dalam di daerah pertahanan mereka. Magic langsung menekan menerapkan full-court press. Bola lemparan ke dalam diterima Kobe Bryant. Bryant passing ke Trevor Ariza. Ariza langsung passing ke arah Fisher. Setelah dua dribble, Fisher langsung melepaskan tembakan 3 angka untuk menyamakan kedudukan. Dan masuk.
“Saat itu, semua orang berpikir bahwa Kobe yang akan melakukan tembakan, ” Ujar Andrew Bynum, Center Lakers, “Tapi Fisher langsung menyerang dan melepaskan tembakan itu, setelah itu pertandingan berakhir.”
Itu adalah akhir dari mandulnya tembakan 3 angka Fisher. Sebelumnya dari 5 tembakan 3 angka Fisher tidak ada satupun yang masuk.
Satu tembakan lainnya dilesakkan Fisher pada babak Overtime. Waktu tinggal 31 detik lagi ketika Kobe Bryant yang mengoper bola pada Fisher yang berdiri di luar garis 3 angka.
Tinggal 1 kemenangan lagi dan Lakers pulang ke Los Angeles. Tidak dengan Orlando Magic. Tapi dengan trofi Larry o’Brien.
(Sumber photo : nba.com, writer : Dave McMenamin)
Leave a Comment » |
NBA | Tagged: Andrew Bynum, Dave McMenamin, Derek Fisher, Kobe Bryant, Larry O'Brien, Los Angeles Lakers, NBA, NBA Finals, Orlando Magic, Trevor Ariza |
Permalink
Posted by beritabasket