Magic Johnson dan NBA Finals 1980

August 19, 2009

Magic Johnson ketika berhadapan dengan 76ers di Final NBA 1980Tahukah Anda?

Earvin “Magic” Johnson adalah satu-satunya pemain NBA yang menjadi pemain terbaik NBA Finals ketika masih menjadi rookie.

Magic Johnson masuk ke NBA pada musim 1979-80. Ia adalah dipilih Lakers sebagai rookie (pemain baru) NBA pada pilihan pertama NBA Draft 1979.

Magic menjadi pemain yang paling ditunggu musim itu karena ia telah menjadi buah bibir dunia basket semenjak ia membawa Michigan mengalahkan Indiana State dan menjadi juara NCAA 1979 . Final NCAA 1979 disebut-sebut sebagai final terbaik NCAA (Liga Basket tingkat Universitas) sepanjang masa dimana ia mengalahkan seseorang yang juga bakal menjadi legenda NBA, Larry Bird.

Larry Bird yang juga masuk ke NBA pada tahun 1979 dinobatkan menjadi NBA Rookie of the year, pemain muda terbaik NBA musim itu.

Tapi Magic menggebrak di Final NBA 1980. Kala itu Lakers berhadapan dengan Philadelphia 76ers. Lakers yang unggul 3-2 hingga game ke 5 harus kehilangan center mereka, Kareem Abdul-Jabbar. Abdul-Jabbar yang mencetak 40 poin di game 5 cedera pergelangan kakinya dan absen di game berikutnya.

Di game 6 Magic Johnson menggantikan posisi Abdul-Jabbar sebagai center Lakers. Ia mencetak 42 angka, 15 rebound, 7 assist dan 3 steal. Lakers menang di game 6 dan menjadi juara NBA.

Penampilan Magic Johnson yang memukau di sepanjang seri final NBA tersebut membuatnya dinobatkan menjadi rookie NBA pertama yang dinobatkan menjadi MVP Finals.

(Sumber photo : si.com)


Kobe Bryant Raih MVP Finals

June 15, 2009

Kobe Bryant memegang trofi Larry o'Brien (kiri) dan trofi MVP Finals (kanan)Orlando, Fl

Setelah Lakers dinobatkan menjadi juara NBA musim 2008-09, Kobe Bryant dianugerahi penghargaan sebagai MVP Finals.

Kobe Bryant yang banyak disorot media yang mempertanyakan kemampuannya untuk membawa Lakers menjadi juara NBA setelah ditinggal oleh bekas rekannya di Lakers, Shaquille O’Neal yang pernah menjadi MVP Finals sebanyak 3 kali ketika Lakers menjuarai NBA tahun 2000 sampai 2002. Apalagi setelah kegagalannya di Finals tahun lalu tanpa O’Neal.

Kobe mendapat suara mutlak dari para pemilih untuk menjadi MVP Finals tahun ini. Bryant selama Finals memiliki rata-rata poin 32,4 per pertandingan; 7,2 assist; 5,6 rebound.

Kobe Bryant menjadi pemain Lakers ke-10 yang menjadi MVP Finals. Yang pertama adalah Jerry West tahun 1969. Wilt Chamberlain tahun 1972. Magic Johnson menjadi MVP Finals termuda ketika berusia 20 tahun pada tahun 1980. Ia juga meraih MVP Finals pada tahun 1982 dan 1987. Kareem Abdul Jabbar menjadi pemain Lakers tertua yang menjadi MVP Finals pada tahun 1985 pada usia 38 tahun. James Worthy menjadi MVP Finals tahun 1988, dan terakhir Shaquille O’Neal, yang meraih 3 MVP Finals berturut-turut pada tahun 2000 s/d 2002.

(Sumber photo : nba.com)