Artest Bergabung Dengan Los Angeles Lakers

July 4, 2009

Ron Artest dan Kobe BryantLos Angeles, CA

Setelah Orlando Magic dan Cleveland Cavaliers menghiasi headline dengan berita-berita transfer pemain baru mereka, giliran Los Angeles Lakers yang turut meramaikan bursa transfer pemain. Salah satu defender top di NBA asal Houston Rockets, Ron Artest akhirnya menyetujui untuk bergabung dengan Los Angeles Lakers.

Sang juara NBA 2009 itu mengontrak pemain berjuluk ‘ron-ron’ itu dengan nilai kontrak $32 juta untuk 5 tahun.

“Ron sangat gembira,” Kata David Bauman, agen Ron Artest. “Sangat bersemangat. Ia sudah tidak sabar untuk segera bermain bersama Los Angeles Lakers.”

Bergabungnya Ron Artest mengingatkan kita ketika Dennis Rodman bergabung dengan Chicago Bulls di era 90-an. Karakter ron-ron yang selama ini sering disandingkan dengan perangai Rodman, menjadi deja-vu bagi Phil Jackson, pelatih Lakers.

Rodman yang kala itu menjadi pemain yang susah dikendalikan, ‘diarahkan’ oleh kharisma Michael Jordan. Hasilnya Bulls mengulang 3-peat (3 tahun berturut-turut menjadi juara NBA) di era 1996 s/d 1998.

Dapatkah Kobe Bryant melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan MJ?

Bila ia berhasil melakukan itu, mungkin Juni tahun depan kita akan menyaksikan Kobe dan Ron Artest berfoto bersama trofi Larry O’Brien.

(Sumber photo : nba.com)


Tembakan 3 Angka Derek Fisher Menangkan Lakers

June 12, 2009

Tembakan 3 angka Derek Fisher menyamakan kedudukan 87-87Orlando, Fl

Wakil Kapten Lakers, Derek Fisher, menjadi pahlawan pada kemenangan 99-91 di game 4 NBA Finals . Fisher yang pada game 3 kemarin gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor di saat-saat akhir pertandingan dengan tembakan 3 angkanya, membayar lunas hutangnya.

Tercatat dua tembakan 3 angka penting dilesakkan Fisher pada saat-saat penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Dan mengubah jalannya Lakers menuju Juara NBA.

Lakers tertinggal 3 angka ketika waktu menyisakan waktu 10,8 detik. Lakers yang tidak dapat meminta time-out, melakukan lemparan ke dalam di daerah pertahanan mereka. Magic langsung menekan menerapkan full-court press. Bola lemparan ke dalam diterima Kobe Bryant. Bryant passing ke Trevor Ariza. Ariza langsung passing ke arah Fisher. Setelah dua dribble, Fisher langsung melepaskan tembakan 3 angka untuk menyamakan kedudukan. Dan masuk.

“Saat itu, semua orang berpikir bahwa Kobe yang akan melakukan tembakan, ” Ujar Andrew Bynum, Center Lakers, “Tapi Fisher langsung menyerang dan melepaskan tembakan itu, setelah itu pertandingan berakhir.”

Itu adalah akhir dari mandulnya tembakan 3 angka Fisher. Sebelumnya dari 5 tembakan 3 angka Fisher tidak ada satupun yang masuk.

Satu tembakan lainnya dilesakkan Fisher pada babak Overtime. Waktu tinggal 31 detik lagi ketika Kobe Bryant yang mengoper bola pada Fisher yang berdiri di luar garis 3 angka.

Tinggal 1 kemenangan lagi dan Lakers pulang ke Los Angeles. Tidak dengan Orlando Magic. Tapi dengan trofi Larry o’Brien.

(Sumber photo : nba.com, writer : Dave McMenamin)


NBA Finals Game 2 : Magic Gagal Manfaatkan Peluang

June 8, 2009

Turkoglu (15) memblok tembakan Kobe Bryant untuk memaksakan Overtime di Game 2Los Angeles, CA

Magic gagal untuk mencuri 1 kemenangan  di Staples Center, kandang Lakers, dan akhirnya Lakers memenangkan Game 2 NBA Finals melalui overtime 101-96.

Di akhir Quarter ke 4, ketika kedudukan 88-88, Courtney Lee, Guard Magic, gagal memasukkan dua tembakan untuk mencetak angka, dan Lakers memanfaatkan kesempatan untuk merebut Game ke 2 ini.

Kobe Bryant mencetak 29 angka pada pertandingan ini. Rekannya Pau Gasol menambahkan 24 angka, 7 diantaranya pada perpanjangan waktu, dan 10 rebound sementara Lamar Odom menambahkan 19 angka.

Bintang Magic Dwight Howard mencetak 17 poin dan 16 rebound dan rekannya Rashard Lewis mencetak 34 angka, 18 diantaranya di quarter ke 2.

Orlando Magic akan menjamu Lakers di Game 3 di stadion mereka Amway Arena, yang akan menyelenggarakan pertandingan final untuk pertama kalinya sejak 9 Juni 1995.

Ketika itu, Shaq muda di babat habis 4-0 di Final tersebut.

Magic telah 6 kali bertarung di Finals dan belum pernah menang 1 kalipun.

Akankah Superman merasakan pil pahit seperti Shaq dan disapu oleh Lakers?

Kita harap tidak. Magic harus berjuang. Berjuang keras. Karena Lakers sudah semakin dekat dengan apa yang menjadi target mereka musim ini.

Trofi Larry o’Brien.

(Sumber photo : nba.com writer : Beth Harris, AP Sports Writer)