Bruce Bowen Pensiun

September 8, 2009

Bruce Bowen berfoto dengan trofi Larry O'BrienSan Antonio, Tx

Mantan pemain bertahan San Antonio Spurs Bruce Bowen akhirnya pensiun. Pemain yang dikenal sebagai spesialis pengunci pemain andalan lawan itu memutuskan untuk gantung sepatu setelah 12 tahun berkiprah di NBA.

Ia mengumumkan hal ini hari Kamis kemarin di Salon Kecantikan milik istrinya di San Antonio. Bowen, 38 tahun, ditukar ke Milwaukee Bucks sebagai bagian dari kesepakatan untuk memboyong Richard Jefferson ke San Antonio.

Bowen pindah ke San Antonio tahun 2001. Dan ia masuk ke jajaran pemain bertahan terbaik NBA delapan kali berturut-turut.

Selama kiprahnya di San Antonio sejak tahun 2001-09, Bowen berhasil membawa Spurs tiga kali juara NBA. Ia mengatakan bahwa ia telah memikirkan untuk pensiun sejak lima tahun terakhir.

NBA pun kehilangan salah satu pemain bertahan terbaiknya.

Tapi bagi Kobe Bryant dan Steve Nash ini merupakan berita baik. Yahh, mereka tak perlu pusing lagi melepaskan diri dari cengkeraman Bowen ketika bertemu San Antonio Spurs.

(Sumber photo : nba.com)

Advertisements

Wizards Rekrut Oberto

August 14, 2009

Fabricio Oberto, bintang NBA asal ArgentinaWashington

Washington Wizards mengumumkan bahwa mereka telah mengontrak bintang San Antonio Spurs asal Argentina, Fabricio Oberto.

Pemain Center bertinggi badan 2,05 m ini memiliki rata-rata 3,6 angka dan 3,9 rebound per pertandingan. Pada bulan lalu, Oberto pindah ke Detroit Pistons sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran yang melibatkan 5 pemain. Tapi Pistons melepas Oberto.

“Oberto telah membuktikan bahwa ia memiliki mental juara dengan segudang pengalaman di Playoff,” Ujar Presiden Washington Wizards Ernie Grunfeld. “Ia adalah seorang big man dengan talenta yang mengagumkan dan veteran yang disegani.”

Oberto membantu Spurs merebut mahkota juara NBA pada tahun 2007. Ia bersama rekannya sesama pemain Argentina di San Antonio Spurs, Manu Ginobili membawa Argentina meraih medali emas Olimpiade pada tahun 2004.

Oberto memang juara sejati.


Tony Parker Kehilangan “Jersey” MJ

June 12, 2009

Tony ParkerSebuah jersey (seragam basket) Michael Jordan yang telah ditandatangani telah dicuri dari rumah Point Guard San Antonio Spurs asal Perancis, Tony Parker.

Jersey tersebut dicuri dari gym yang sedang dibangun di dalam rumah suami Eva Longoria itu. Laporan itu disampaikan oleh Manajer sang bintang kepada Sheriff Bexar County.

Tony Parker menjadi MVP Finals 2007 ketika ia berhasil mengantarkan San Antonio Spurs menjadi juara NBA.

(Sumber photo : blogs.mysanantonio.com)


Shaq-Duncan NBA Finals Dinasty

June 8, 2009

Tim Duncan (21) dan Shaq O'Neal (32)Tahukah Anda?
Siapa yang tidak kenal dengan Tim Duncan dari San Antonio Spurs. Juga Shaquille O’Neal yang sekarang bermain di Phoenix Suns.

Dua pemain besar ini selalu tampil di NBA Finals sejak musim 1998-1999 hingga 2006-2007!

Tim Duncan melangkah ke Final 4 kali bersama San Antonio Spurs yaitu pada musim 1998-99, 2002-03, 2004-05, 2006-07. Ia memenangkan semua Finals tersebut. Dan Meraih 3 kali MVP Finals, kecuali pada Finals 2006-2007. Tony Parker, Point Guard asal Perancis yang dinobatkan menjadi MVP Finals.

Sementara, Shaq selama era tersebut masuk NBA Finals sebanyak 5 kali dan memenangkan 4 diantaranya. Shaq ke Finals bersama Los Angeles Lakers pada musim 1999-00 s/d 2001-02. Selama 3 tahun berturut-turut tersebut, Shaq dan tandem Kobe Bryant bersama Lakers menjuarai NBA. Shaq menjadi MVP Finals 3 kali berturut-turut.

Pada Finals 2004, Shaq, Kobe dan Lakers kembali ke Finals namun mereka dikalahkan oleh Detroit Pistons yang dimotori oleh Chauncey Billups. Billups menjadi MVP Finals 2004.

Penampilan terakhir Shaq di Finals adalah pada musim 2005-06. Tapi Shaq kala itu tidak memakai seragam Lakers lagi. Shaq kembali meraih Juara NBA bersama Miami Heat dengan Dwayne Wade sebagai tandemnya. Wade akhirnya dinobatkan sebagai MVP Finals.

Liat Statistik NBA Finals untuk lebih jelasnya

(Sumber photo : nba.com)